suara puisinya
dalam hablur-hablur puisinya
tersembunyi irama sunyi
dimekarkan ia dalam bunga-bunga
dalam rekah-rekah pohon puisinya
ada derita akibat kesepian jiwanya
segenap alam tidak ketahui itu
dalam susunan aksara puisinya
ada air matanya menghujani alam
ia jatuh dalam gelap-gelap malam
dalam asas geometri puisi-puisinya
ada lakaran tangisan seorang perindu
dikaburkan ia oleh zahir abjad-abjad
dalam zarah setiap puisinya
ada lingkaran orbit yang diikutinya
mengelilingi kuanta-kuanta duka
dalam roh puisi-puisinya
banyak bebunga mekar merah
disirami oleh air-air matanya.
Ulasan
Catat Ulasan