-andainya lah-
andainya lah
aku hidup sebelum masihi dahulu
sewaktu kapal berdagang ke dunia luar
di mana di kala itu, semasa itu kapal berada
di tengah luasnya lautan
yang tenang, tanpa angin.
laut yang tenang mungkin dikata indah
tapi bagi pelaut ia kesengsaraan
kerna tanpa angin
bagaimana kapal bisa bergerak ke depan.
di kala itu
ketika telah lama laut tenang tanpa angin
maka semua yang berada di atas kapal
akan memilih seseorang yang perlu dikorbankan
agar dewa bisa datangkan angin.
mungkin dikala aku ada di situ
akulah yang akan dipilih
sebagai manusia yang perlu dikorbankan.
Ulasan
Catat Ulasan