-sebenar-
apa yang kau dengar daripada mulutnya
mengenai kisah hidupnya
adalah ilusi sahaja
kerna dia telah hilangkan "perasaan"
ketika menceritakan kisahnya itu.
kisahnya yang sebenar adalah
ketika dia merasakan "perasaan"
tanpa perlu sebuah pengkisahan
kerna kisah telah larut dalam hatinya
menjadilah ia darah dagingnya
bisa kau lihat darah dagingnya?
kisah yang sebenar adalah perasaannya itu
bukanlah kisah yang diceritakan oleh mulutnya
kerna mulut tidak bisa merasai perasaan
mulut sekadar penunjuk perasaan
sedangkan itupun bisa ia dilakonkan
apatah lagi, setelah lama dirinya latih mulutnya
agar menjadi pelakon hebat penunjuk rasa.
bisa kamu berlakon senyum
dikala hatimu sedang meronta
meminta pertolongan?
dirinya bisa.
bisa kamu berlakon ketawa
dikala jiwamu menangis
kerna lemas dengan realiti?
dirinya bisa.
bisa kamu berlakon
di kala hatimu
semakin hari, ia mati
perlahan-lahan?
dirinya bisa.
bisa kamu menceritakan segalanya
menggunakan mulut tanpa kamu membuang perasaan?
dirinya tidak bisa
kerna cerita daripada mulutnya
rasa lain jika dibandingkan
bila hatinya berbicara
dengan dirinya sendiri.
jadi nak tahu kisahnya
dengarlah hatinya
bukan mulutnya...
tapi
sampai bila-bila
kamu tak akan mendengar hatinya
kerna dia telah belajar
untuk menyembunyikan hatinya
malah dia tengah belajar
bagaimana membuang hatinya
ke dalam samudera dalam.
Ulasan
Catat Ulasan