~kenapa~
kata lelaki itu kepada dirinya sendiri
"~kenapa? ~kenapa? ~kenapa?
kenapa sunyi ku rasa bila aku bersendirian ~
kenapa sunyi juga ku rasa bila aku beramai ~
~kenapa? ~kenapa?
baru aku sedari, jauh di sudut hatiku ini, aku masih mencintai dirinya...
dan...
cintaku ini sekadar cinta tak berbalas...
cinta delusiku, yang penuh ilusi..."
"rupa-rupanya, aku perlukan dia, agar hatiku rasa penuh, tanpa ada lagi rasa sunyi, yang sangat-sangat sunyi."
Ulasan
Catat Ulasan