-mana indah-
Ku sentiasa tertanya-tanya,
mana indah, mana hebat,
adakah melawan arus sungai,
dan bisa sampai ke hujung gunung,
bisa memerhati sang mentari menunjukkan keindahannya.
Atau,
ikut saja arus sungai,
dan bisa sampai ke permulaan laut,
bisa juga memerhati keindahan laut,
yang ditemani mentari ufuk barat sana.
Mana indah, mana bagus,
lawan arus atau ikut saja arus?
Dua-duanya indah,
tapi kerna ego,
butanya mata,
melihat keindahan dalam kepelbagaian.
Kerna ego,
lupa akan kisah,
masing-masing ada kisah sendiri,
yang telah ubah setiap kata,
setiap tindakan.
Bukankah kisah sebuah pain itu,
bisa alter personaliti,
bisa mengubah seseorang,
menjadi orang yang baru,
sama ada baik, atau jahat?
Tapi,
mana bagus, mana indah,
ikut atau lawan arus,
andai kata,
dua-duanya itu,
dibawa kemuka pengadilan?
Ulasan
Catat Ulasan