-tentang sastera [13]-
katanya
"aku pilih, untuk terus tenggelam di lautan delusiku ini, agar sasteraku bisa berkembang luas, walaupun jiwaku merana. aku tak kisah, ia berkembang menjadi sebuah kebaikan, atau kerosakan, kerna tragedi perasaan adalah sebaik-baik sumber inspirasi kepada penghasilan sebuah karya, tak kisahlah, karya itu corrupted atau sebuah kebaikan."
Ulasan
Catat Ulasan