~sibukku di alam mindaku, bukan di zahirku~

Andai kamu sibuk zahir
Mencari habuan material dunia
Maka hilang segala senimu;
Sumber sasteramu hilang
Pudar ia dari jiwamu
Makin hilanglah jiwa
Yang ada dalam sasteramu.
Tapi, mungkin ia terbaik
Kerna kamu dah terlalu lama
Sibuk di alam mindamu
Hinggakan kamu dah lama
Abaikan hidup di alam zahir.
Dah tiba masanya
Kamu mula belajar
Sibuk di dunia zahirmu.
Apa yang kamu dapat
Sibuk di alam mindamu?
Hanya eskapisme sahaja;
Eskapisme kamu ingin lupa
Akan kehidupanmu di alam zahir.
Andai kamu sibuk di alam zahir
Kamu bisa dapat material dunia
Dan ia bisa menggembirakan kamu.
Ia juga bisa mendapatkan kamu
Akan cinta romantika.
Adakah andai kamu sibuk di mindamu
Kamu bisa menyentuh hati wanita?
Tidak bisa, kerna sibuk di minda
Tiada sifat material; tiada hasil material
Andai ada pun, sekadar sastera
Tapi ia tidak material, ia hanya
Ilusimu; ilusi eskapisme mu
Karya tulisanmu itu hanyalah
Material hasil ilusimu
Yang tidak memberi apa-apa
Sumbangan material
Kepadamu...
Juga, kamu tidak layak
Sibuk di alam mindamu;
Itu bukan kerjamu
Wahai kaki pengkhayal.
Maka, sibuklah kamu
Di zahirmu dan abaikanlah
Sibuk di alam mindamu itu
Agar bisa kamu bahagia,
Mungkin.

Ulasan

Catatan Popular