~eskapisme ku~

katanya:

Menulis adalah eskapisme ku dari psikologiku
Kerna menulis bisa melupakan sementara
Akan kemurunganku [depression-ku] di jiwaku.
Menghasilkan sastera adalah caraku
Menghilangkan sementara rasa kosong
Rasa depresi, rasa kemurungan
Yang menghantui jiwaku, juga hatiku.
Mungkin di luar sana, di dunia empirikal
Ada yang gunakan seni lukis, melodi muzik, etc.
Sebagai eskapisme mereka dari depression;
Gunakan seni sastera melodi muzik
Sebagai cara melawan merawat depression-nya
Walau bersifat sementara; tidak bertahan lama.

Pernah, aku disibukkan di dunia empirikal
Sibuk aku dengan matematik fizik teori
Tapi, sibuk manapun aku dengan hal itu
Aku tetap kembali ke alam jiwaku
'Melayan' kemurungan depression ku.
Itu akibatnya, apabila dah terlalu lama
'Berteman' dengan monster depression.

Pernah juga aku disibukkan dengan cinta
Cinta parasocial interaction, juga cinta
Romantika di alam dunia empirikal
Tapi, semuanya itu, ia cinta ilusi
Ia cinta unrequited ku...
Tapi, seperti biasa, sibuk manapun aku
Dengan hal romantika itu,
Aku tetap kembali ke alam psikologiku
'Melayan' kembali kemurungan depression ku
Akhirnya.
Itu akibatnya, tidak mahu berjumpa pakar
Untuk merawat mental illness ku ini.

Ulasan

Catatan Popular